9 Hal Agar Desain Desain Kalender Efektif

Kalender mempunyai fungsi yang luar biasa untuk citra sebuah perusahaan atau organisasi. Satu hal yang perlu diingat ketika membuat  kalender perusahaan: perusahan pesaing tidak terbatas pada industri yang sama, melainkan setiap merek dan perusahaan juga memberikan kalender mereka di tahun yang sama. Untuk itu harus dipastikan bahwa kita memiliki apa yang diperlukan untuk lebih menarik perhatian. Paling tidak ada  8 tips berguna agar hal tersebut tercapai:

1.    Bangun sebuah cerita

Mulailah dengan merencanakan konten. Awali dengan eskplorasi dalam membangun sebuah cerita dengan menggali informasi yang dapat membantu menentukan tema kalender, seperti :

• Apa yang akan direncankan tahun ini?

• Kondisi luar yang berhubungan dengan perusahaan yang relevan

• Apa yang berbeda dari tahun lalu?

• Bangun cerita tersebut menjadi beberapa bagian tergantung jumlah isi halaman kalender

• Siapa yang akan dijadikan target penyebaran/pembagian kalender?

• Bagaimana pemakai bisa berhubungan, mengerti dan terpengaruh dengan cerita tersebut?

2.    Tonjolkan Warna sebagai identitas

Warna adalah bagian dari sebuah citra, pastikan kalender membawa warna tersebut sebagai warna menonjol dan mendominasi. Dalam banyak kasus, warna identitas identik dengan warna dominan logo atau warna background yang digunakan dalam promosi atau branding.

3.    Pertahankan konsistensi

Dengan jumlah 6 -12 halaman kadang kita tergoda untuk membedakan desain yang berbeda pada setiap halaman. Sebaiknya tidak, konsistensi sama pentingnya di seluruh titik kontak setiap merek seperti halnya untuk setiap produk/layanan yang dijual. Tampilan yang konsisten menandakan stabilitas dan keandalan merek.

4.    Gunakan gambar berkualitas

Sebenarnya ini berlaku untuk desain apa pun, apalagi desain kalender yang akan kita pajang di meja/dinding kantor sepanjang tahun, dimana setiap halaman tetap terlihat selama sebulan penuh. Kurangnya kualitas gambar yang biasanya tidak terlihat pada desain poster atau brosur pasti akan menjadi perhatian seseorang dalam 28-31 hari tersebut.

5.    Gunakan foto/gambar unik

Tidak disarankan menggunakan gambar yang biasa diakses publik semisal bank gambar. Namun seringkali hal ini memang menjadi jalan tengah antara waktu dan budget, sehingga pada akhirnya berfokus pada menemukan gambar yang terlihat bagus daripada mengembangkan konten yang hebat, atau sebaliknya, menggunakan gambar biasa-biasa saja yang pada akhirnya merupakan gambar stok terbaik yang tersedia yang sesuai dengan konten. Memiliki gambar yang dibuat khusus untuk kalender sebenarnya memberikan keunggulan yang jauh dibandingkan dengan kalender lainnya.

6.    Gunakan simbolisme

Salah satu cara yang jelas untuk mengomunikasikan produk/layanan adalah menunjukkannya melalui gambar deskriptif. Itu menjadi sangat berulang meskipun jika memilih untuk melakukan hal yang sama dari tahun ke tahun. Simbolisme bisa menjadi salah satu alternatif yang baik, karena itu adalah sesuatu yang tidak terduga yang membawa konten kalender ke level berikutnya.

7.    Tonjolkan keunggulan

Di bawah konten yang menarik dan visual yang dikembangkan dengan baik untuk dicocokkan, pada akhirnya setiap kalender perusahaan/merek memiliki satu tujuan yang sebenarnya: menjual produk dan/atau layanan. Pastikan bahwa nilai jual utama terlihat jelas di kalender.

8.    Tampung sebanyak mungkin saran dan masukan

Di atas segalanya, kalender harus sangat fungsional. Luangkan waktu untuk mengumpulkan wawasan dari pengguna tentang apa yang mereka cari dalam desain kalender. Berapa banyak ruang yang mereka miliki di meja/dinding mereka? Apakah mereka membutuhkan ruang ekstra di kalender untuk menulis catatan harian? Apa saja kelebihan dan kekurangan dari kalender sebelumnya? Masukkan sebanyak mungkin masukan ke dalam kalender Anda, dan itu tidak akan tergantikan.

9.    Pilih Percetakan Berpengalaman

Printing Is The Preservative Of All Arts, Design And Artwork. Kerja keras nan Panjang untuk menghasilkan desain dan konsep kalender yang baik akan berujung pada hasil buruk ketika salah pilih percetakan. Pilihlah percetakan yang sudah berpengalaman agar hasilnya maksimal. Jika perlu mintalah dibuatkan dummy terlebih dahulu agar ada gambaran awal. Harga memang menjadi faktor penting, tapi tentu kualitas mesti yang utama.